KORDANEWS — Kematian calon pendeta Melindawati Zidemi (24), menimbulkan luka mendalam bagi keluarga, apalagi didengar kabar korban pun ingin menikah di tahun ini.
Kabar ingin menikah pun dibenarkan, Arisman (23) rekan korban di Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Dikatakannya korban telah meminta izin akan pulang kampung ke daerah Nias Selatan, pada bulan Juni 2019 nanti untuk menemui tunangannya.
“Saya kurang tahu, tapi yang jelas korban telah pamitan untuk pulang kampung, karena sebelumnya dirinya telah bertunangan pada tahun 2018 kemarin, “ujar Arisman, Selasa (26/3)
Selain itu, Arisman juga menceritakan perjalanan korban sehingga dapat ke GKII OkI, untuk mengabadikan diri menjadi pendeta. Menurutnya, berawal dari sejak 2013 lalu, korban mengikuti program kuliah di Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang (STTIP).
“Dia pun sempat mengajak adiknya untuk kuliah di sana juga, dari cerita korban, “jelas Arisman.
Setalah lulus di STTIP pada tahun Juni 2018, korban pun berniat untuk menjadi pendeta, dari niatan itu kampus menempatkan wanita ini di GKII OKI.
“Dianya sudah menjalani enam bulan, yang semestinya dua tahun sebelum diangkat menjadi pendeta, “jelasnya.













