Tommy Soeharto, masih menurut Ludfy, memperlihatkan kepedulian luar biasa untuk yang satu ini. Ia rela menunda kunjungannya ke Papua, daerah pemilihannya, dan membina kelompok tani di sejumlah kabupaten di NTT dan daratan Timor Barat.
Potensi NTT tidak hanya di sektor pertanian, tapi juga perikanan. Partai Berkarya, kata Ludfy, punya program untuk membantu nelayan memasarkan hasil tangkapan; ikan tuna, barakuda, tenggiri, dan lainnya, ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Saya akan berusaha membangun cold storage yang dikelola koperasi nelayan bahkan, cold storage akan coba dibangun di tiga kabupaten yang memiliki garis pantai; Atambua, Alor, Ende, dan lainnya,” kata Ludfy
Saat ini Ludfy membantu nelayan dengan menyediakan kapal untuk digunakan menangkap ikan. Hasil tangkapan dibagi dua; untuk nelayan dan membantu pembangunan masjid. Gagasan lain yang coba diterapkan adalah menjual hasil tangkapan nelayan di koperasi dengan sistem titip jual menggunakan kupon.
“Berapa ton yang mereka jual per pekan tercatat. Koperasi juga memberi modal kerja untuk pembelian solar sampai konsumsi para nelayan selama melaut,” ungkapnya
Yang juga antusias dengan kehadiran Partai Berkarya dan Keluarga Pak Harto adalah masyarakat pedalaman NTT. Menurut Ludfy, mereka berharap bersama Partai Berkarya, NTT lebih maju di masa depan.
“Bahkan ada yang bilang Partai Berkarya lebih berguna untuk bangsa dan negara oleh karena itu tugas para caleg harus mampu mewujudkan harapan masyarakat dengan mengubah situasi perekonomian di dapil masing-masing,” Pungkas Ludfy
Editor : Chandra













