KORDANEWS — Dari hasil survei Pusat Strategi dan Studi Internasional (CSIS) elektabilitas pasangan calon (Paslon) nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, unggul jauh dari Paslon nomor urut satu Joko Widodo dan Ma’aruf Amin di Pulau Sumatera.
“Prabowo unggul dengan 49,6 persen, sementara Jokowi sebesar 37,3 persen. Sisanya 1,5 persen belum menentukan pilihan dan 11,6 merahasiakan pilihan,” kata Peneliti CSIS Arya Fernandez saat memaparkan hasil survei lembaganya di Hotel Fairmont.
Peneliti CSIS Noory Okthariza mengatakan, suara dua paslon di Sumatera sangat membutuhkan demografi penduduk. Jokowi – Ma’ruf unggul di provinsi yang lebih banyak etnis Jawa seperti Lampung. Kemudian di wilayah tertentu di Sumatera Utara yang banyak dihuni etnis Jawa.
“Nah, tapi daerah yang lebih banyak orang melayu, suaranya diambil ke Prabowo-Sandi. Mungkin sentimen etnis ini, mereka suka dengan tipikal orang yang keras dan tegas. Dan itu dicitrakan di kubu Prabowo – Sandiaga,” ujar Arya.













