KORDANEWS—-Lewat musik DJ yang ditekuninya, sejak 2016 dengan kesukaannya pada dunia malam, memutuskannya untuk bersekolah DJ di Luckybeat DJ School, dalam penampilannya di Center Stage yang berada di Novotel Hotel & Semi Resort Jl. R. Seokamto Palembang dan menghipnotis para pengujung tempat hiburan ini untuk bergoyang.
“Aku memulai musik ini dari nol hingga sekarang sudah banyak orang yang mengenalku dan saya sangat berterimakasih kepada Emproroivm 36 & Zen yang telah membesarkan nama saya hingga sekarang ini” ungkap Anna Afni kepada kordanews saat dibincangi usai penampilannya. (5/4/19)
Diakuinya, kalau dari kecil sudah mempunyai keinginan menjadi orang yang sukses dalam berkarir dan memperoleh hasil dari usaha sendiri. “Untuk sekarang ini, sedikit demi sedikit semua itu sudah mulai terwujud, semua ini aku lakukan untuk bisa membahagiakan kedua orang tua saya” ungkap dara kelahiran Jakarta, 23 Juli 1995 ini.
Menurut anak kedua dari tiga bersaudara buah hati kedua orang tua, Asal Ayah dari Palembang dan Ibu asal dari Aceh, yang kedua orang tuanya saat ini, tinggal di Jakarta, jenis music DJ sangatlah berbeda dari jenis music lain, karena music DJ dimainkan dengan kreatifitas diri sendiri dalam memainkan alat musiknya sebagus mungkin.
“Music DJ sangatlah berbeda dengan musik lainnya, karena kita bermain music mengunakan otak dan kemampuan serta perhitungan & mood saat bermain, terutama wanita yang sering sekali berubah-ubah moodnya” jelasnya yang semua kerjanya ini di support oleh kedua orang tuanya dengan catatan tetap menjalani kewajiban dalam pendidikannya.
Karena itulah dalam penampilannya pun, ia bisa membaca keinginan para clubers yang hadir disetiap tempat dimana dia bermain musik dan bisa membuat para clubers bisa menikmati musik dan larut dalam musik yang diraciknya.
Dalam menjalani karirnya ini, ia berharap bisa menjadi wanita yang lebih baik lagi dengan mempunyai slogan “Berusalah menjadi diri sendiri dan berusahalah walaupun kita terjatuh, karena tidak ada yang tidak mungkin bisa kita raih didunia ini kalau kita mau berusaha” tutup Sarjana Komunikasi Universitas Terbuka Jakarta ini. (eh)













