“Keganjilan berikutnya adalah ruko kosong itu ditemukan seseorang lalu diviralkan. Maka sangat mungkin kejadian di Malaysia ini sarat dengan kepentingan politik untuk mendelegitimasi pemilu dan penyelenggara pemilu oleh pihak-pihak yang takut kalah dengan menyebut bahwa pemilu curang,” kata Willy.
Melihat hal itu, NasDem mendorong pihak Bawaslu dan Kepolisian RI mengusut tuntas dan memberikan pernyataan resmi apakah info yang tersebar itu merupakan fakta atau rekayasa politik untuk mendelegitimasi pemilu. NasDem mendorong kasus itu dapat terbuka secara terang benderang di hadapan hukum guna memastikan pemilu berjalan dengan langsung, umum, bebas dan rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil).
“NasDem sepakat, jika fakta ini adalah pidana pemilu, NasDem mendorong untuk mengusut semua pihak tanpa kecuali dan bertanggung jawab di depan hukum,” paparnya.
NasDem juga mengimbau agar semua pihak mewaspadai dan berhati-hati dengan skenario kotor dari kasus surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia tersebut.
“Sebab, kuat diduga ada yang main api untuk membakar rumah sendiri,” ujar Willy.
Editor : Chandra.













