KORDANEWS — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara soal adanya dugaan pencoblosan surat suara, salah satu pasangan calon (Paslon) calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) juga calon legislatif (Caleg) yang terjadi di Malaysia, Kamis (11/4/2019) kemarin.
Dirinya mengatakan penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum ada, namun beredar informasi sudah diketahui adanya pencoblosan.
Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menunggu penjelasan resmi Tim dari KPU di Malaysia sehubungan dengan adanya kabar tersebut.
“Kami masih menunggu penjelasan Tim KPU aparat penegak hukum yang masih melakukan pengecekan informasi tersebut, “Kata Tjahjo Kumolo, Jum’at (12/4), dikutip Setkab.
Tjahjo Kumolo juga meminta agar masyarakat bersabar dan menunggu hasil kerja Tim KPU untuk mengetahui kebenaran fakta sebenarnya serta kronologi yang terjadi di Malaysia.
“Kami harapkan masyarakat juga hati-hati menyikapi informasi yang belum tentu benar, agar tidak menimbulkan spekulasi, kita percayakan sepenuhnya kepada KPU untuk mengecek langsung di lapangan fakta dan kronologinya” kata Tjahjo.
Pada kesempatan itu, Mendagri Tjahjo mendukung penuh penyelenggaraan pemilu dalam hal ini KPU untuk menyelenggarakan Pemilu sesuai asasnya, yaitu langsung, umum, bebas, dan rahasia (Luber), jujur dan adil (Jurdil), aman, demokratis, damai dan bermartabat.













