Dalam pesta demkorasi lanjut Gubernur, bukan hannya jalannya pemungutan suara di TPS saja yang harus berjalan dengan sukses. Namun yang lebih penting lagi pada saat pasca pencobolan.
“Kerawanan biasanya terjadi justru terjadi pasca pencoblosan. Oleh karena itu aparat dari TNI/Polri, KPU, Bawaslu untuk tetap terus mengawasi kotak sura hingga perekapan selama 24 jam,” imbuhnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk bersikap dewasa dalam berpolitik. Adanya ancaman keretakan dalam silaturahmi harus dihindari karena beda pilihan. Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengapresiasi upaya yang dilakukan Bupati Banyuasin dan jajarannya serta semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyukseskan penyelenggara Pemilu di Kabupaten Banyuasin.
“Harapan saya Banyuasin ini akan menjadi icon baru dalam proses jalannya demokrasi. Dimana daerah ini terbagi atas dua wilayah daratan dan perairan. Makarti Jaya menjadi contoh dalam pelaksanaan pemilu terbaik ditingkat Provinsi dan Nasional. Saya sebagai Gubernur akan memberikan reward jika Kabupaten Banyuasin ini sukses dalam melaksanakan Pemilu,” janjinya.













