Digambarkan bagaimana kekuatan AURI sebelum tahun 1965 yang merupakan salah satu angkatan udara terkuat di kawasan Asia Tengara, bahkan di Asia.Diceritakan juga tentang kedekatan AURI dengan Presiden soekarno. Di samping berbagai masalah yang mengganjal antar-angkatan, terdapat pula kerenggangan hubungan antara pimpinan angkatan ini dengan pribadi tertentu di Angkatan darat seperti Mayjen soeharto
Angkatan Udara yang dipimpin oleh Laksamana Omar Dani sangat loyal terhadap Presiden Soekarno. Mereka mendukung gerakan “ganyang Malaysia” yang dilancarkan pemerintah Soekarno. Tetapi pihak Angkatan darat dalam hal ini Soeharto o tidak mendukung kebijakan itu dengan sepenuh hati.
Untuk menghadapi Malaysia pada3 Mei 1964, dibentuk Komando Siaga (yang kemudian berubah nama menjadi Komando Mandala Siaga/ Kolaga) yang dipimpin oleh Menteri Panglima Angkatan Udara Lakdya Omar Dani. Wakilnya adalah Brigjen TNI acmad wiranatakoesoema Brigjen yang juga merangkap sebagai Kepala Staf Kostrad. Kolaga membagi pasukannya menjadi 3 komando, salah satunya berpusat di Kalimantan barat, dipimpin oleh Brigjen Soepardjo.
Achmad kemudian digantikan oleh Mayjen Soeharto yang merangkap sebagai Panglima Kostrad. Terjadi friksi antara Omar Dani dengan Soeharto, bahkan Soeharto mengatakan kepada Presiden Soekarno bahwa Omar Dani tidak cocok sebagai Panglima Kolaga.
Wafat
Omar Dhani menghembuskan napas terakhir pada pukul 13.55 WIB pada hari jumat 24 juli 2009 setelah sejak dua hari sebelumnya dirawat di RSPAU karena lanjut usia. Omar Dhani diketahui sakit radang paru-paru yang akibatnya membuat napasnya sesak dan terserang penyakit tua lainnya. Jenazahnya dimakamkan di TPU jeruk purut. (ist)
editor : J.Wick













