“Kami juga membuat Tim Keamanan Pangan Sekolah yang berasal dari komunitas sekolah itu sendiri. Ketua tim ini bisa mungkin dari Guru UKS-nya dan anggotanya guru-guru serta orang tua siswa juga harus dilibatkan,” papar Hardaningsih.
Menurut Hardaningsih, program ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak Wapres Boediono 2011 lalu. Awalnya targetnya hanya anak-anak SD, dan saat ini sudah merambah hingga anak-anak SMP dan SMA sederajat.
“Untuk Sumsel, ditargetkan sebanyak 989 sekolah diberikan pembinaan terkait keamanan pangan sekolah, “Tandasnya. (Ab)
Editor : Jhonny













