Gejala malaria tanpa komplikasi biasanya berlangsung selama 6-10 jam, tetapi kadang terjadi dalam waktu yang lebih lama bahkan dengan gejala yang lebih rumit. Pasalnya, kadang gejala yang terjadi mirip sekali dengan sakit flu, sehingga bisa menyebabkan salah diagnosis penyakit.
Tanda-tanda jika mengalami malaria ringan, akan muncul perkembangan gejala sebagai berikut ini:
-Tubuh merasakan sensasi dingin dan menggigil
-Demam
-Sakit kepala
-Mual dan muntah
-Kejang, biasanya terjadi pada penderita malaria di usia muda
-Tubuh berkeringat diiringi dengan kelelahan
-Nyeri pada tubuh
-Malaria berat
-Pada gejala malaria berat, biasa dibuktikan dengan hasil dari klinik atau laboratorium yang menunjukkan adanya tanda-tanda gangguan fungsi organ vital dan beberapa gejala lainnya, seperti:
-Demam tinggi diiringi dengan menggigil hebat
-Mengalami gangguan kesadaran
-Mengalami kejang
-Adanya gangguan pernapasan
-Munculnya anemia berat
-Mengalami disfungsi organ vital
-Gagal ginjal
-Kolaps kardiovaskular
-Kadar gula darah rendah (Biasanya terjadi pada wanita hamil)
Kapan harus ke dokter?
Seperti yang telah Anda ketahui sebelumnya, bahwa malaria bisa berkembang dalam waktu yang sangat cepat. Sebaiknya, jika Anda atau anggota keluarga mengalami tanda-tanda penyakit seperti yang disebutkan di atas, segera cari bantuan perawatan medis secepat mungkin.
Terlebih jika gejala tersebut muncul pada bayi, anak kecil, dan ibu hamil sebab gejala malaria akan berkembang menjadi sangat parah pada ketiga kelompok tersebut.
Tak terkecuali bagi Anda yang tinggal di daerah dengan kasus malaria yang rendah, namun telah melakukan perjalanan dari daerah yang berisiko malaria.
Jika sepulang dari daerah tersebut Anda mengalami demam tinggi, meskipun melakukan pencegahan malaria serta rutin mengonsumsi obat antimalaria, Anda harus tetap memeriksakan diri ke dokter.(Ist)
Editor :J.Wick











