EkonomiHeadline

Sejarah Hari Buruh

×

Sejarah Hari Buruh

Share this article
Ribuan buruh melakukan unjuk rasa ketika memperingati Hari Buruh Sedunia di jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (1/5). Dalam aksinya mereka menuntut hentikan perampasan upah buruh dan berikan jaminan sosial bagi rakyat yang sepenuhnya di tanggung negara. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS

KORDANEWS – Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati ribuan buruh dengan turun ke jalan pada Rabu (1/5). Mereka berkumpul di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, untuk menyuarakan aspirasi.

Perayaan May Day sendiri memiliki sejarah panjang di Indonesia. Sempat ‘dibungkam’ pada masa orde baru, para buruh kembali bersuara setelah reformasi bergulir. Berikut sejarah perayaan May Day di tanah air.

1. Hari Buruh pertama diperingati 1918

Di Indonesia, Hari Buruh pertama kali diperingati di Surabaya pada 1 Mei 1918. Saat itu May Day diikuti ratusan buruh dari berbagai serikat. Bahkan sejarah mencatat Hari Buruh di Surabaya itu merupakan perayaan May Day pertama di Asia.

2. Diperingati di masa reformasi

Pada masa orde baru, May Day dikategorikan sebagai aktivitas subversif, bahkan kerap dikonotasikan dengan komunis.

Pada masa reformasi, 1 Mei kembali diperingati sebagai peringatan hari buruh di Indonesia. Dihimpun dari berbagai sumber, sejak tahun 1999 hingga 2015, kegiatan peringatan hari buruh di Indonesia tidak pernah menimbulkan kerusuhan berarti seperti yang ditakutkan pemerintah selama ini.

Ini menjadi titik awal 1 Mei terus diperingati sebagai May Day dengan berbagai gerakan besar oleh pekerja Indonesia di seluruh penjuru Indonesia hingga saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *