Hal senada dikatakan Eliyati, mie basah yang dibelinya di Pasar Pagi Talang Jawa Sekayu, warga Kampung IV Kelurahan Serasan Jaya ini, memasak menjadi rujak mie dan disantap bersama keluarga yakni suami dan anak.
“Yang makan saya, bapak dan anak saya. Kita makan saat berbuka, setelah itu perut menjadi mual, mencret, perut terasa panas dan muntah-muntah,” jelasnya dengan nada rendah.
Sementara, Sunarsih warga Komplek GMP Sekayu mengatakan, mie basah juga dibeli di Pasar Pagi dan dimasak menjadi mie ayam oleh dirinya untuk disantap berbuka puasa.
“Saya beli 1 Kg di Pasar Pagi, untuk berbuka puasa. Mie dimakan oleh saya dan dua anak saya. Setelah makan, perut mual-mual dan muntah, jadi saya dan dua anak saya langsung ke UGD,” terang dia. Seraya menambahkan usai mendapatkan perawatan dirinya dan dua anaknya diperbolehkan pulang.
Kapolsek Sekayu AKP Heri Suprianto, melalui Kanit Reskrim Iptu Suroso mengatakan, terdapat lebih dari 10 orang yang masuk UGD RSUD Sekayu atas keluhan yang sama yakni mual, muntah, dan sakit pada perut.
“Lebih dari 10 orang yang masuk ke UGD, umumnya keracunan mie basah kiloan yang dijual di pasar. Ada dua yang rawat inap, sisanya diperbolehkan pulang,” tandasnya.
Editor : Chandra.













