10.Menjaga sistem saraf
Dengan kandungan vitamin B dalam jumlah besar, manfaat pete yang bisa didapatkan adalah menenangkan sistem saraf.
11.Mengatasi luka lambung
Petai dapat digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena teksturnya yang lembut dan halus. Oleh karenanya, manfaat pete dipercaya mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
12.Memberikan dorongan energi
Petai mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi ini ternyata bisa membuat tubuh Anda lebih bertenaga. Sebuah riset membuktikan manfaat pete di mana dua porsi petai mampu membuat seseorang melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
13.Menstabilkan emosi
Khasiat pete untuk pengobatan dapat dirasakan oleh penderita Seasonal Affective Disorder (SAD), jenis depresi ringan yang terjadi pada waktu yang sama setiap tahun. Kasus SAD lebih banyak dijumpai di negara dengan empat musim.
Petai dapat membantu penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami yaitu triptofan, salah satu jenis asam amino esensial yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan tubuh.
Efek triptofan secara biologis berperan dalam pembentukan serotonin. Zat neurotransmiter ini di otak dapat membuat seseorang lebih rileks dan berkaitan dengan rasa mengantuk.
14.Menghilangkan kebiasaan merokok
Khasiat pete yang jarang disadari adalah dapat membantu seseorang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12, kalium dan magnesium, mampu membantu tubuh untuk mengatasi kecanduan nikotin.
15.Stres
Manfaat pete berikutnya yang bisa didapatkan tubuh karena kandungan kaliumnya. Kalium adalah mineral penting yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh.
Ketika Anda stres, kecepatan metabolisme tubuh akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan dengan mengonsumsi petai.
16. Melawan bakteri
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak biji petai mampu digunakan untuk mengatasi bakteri jahat. Ekstrak biji petai mengandung trithiolane dan hexathionine yang memiliki kemampuan antibakteri. Kesimpulan sementara dari penelitian yang sudah ada, ekstrak biji petai paling efektif melawan golongan bakteri Gram-negatif.
17. Menurunkan kadar gula darah
Khasiat pete yang terakhir adalah kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Hal ini berkat kandungan beta-sitosterol dan stigmasterol. Meski begitu, efek menurunkan darah ini baru dilakukan pada hewan yang coba mengalami diabetes. Namun efeknya tidak muncul pada hewan yang normal.
Perlu diketahui, meski beberapa manfaat pete seperti di atas bisa Anda dapatkan, kandungan tannin yang tinggi pada petai juga mampu mengurangi kemampuan penyerapan protein dan pengolahan asam amino dalam tubuh, sehingga petai tidak direkomendasikan diberikan dalam jumlah tinggi pada anak-anak yang sedang berkembang.
Penelitian mengenai manfaat petai pada manusia masih sangat sedikit, sehingga dibalik potensinya yang besar untuk dijadikan bahan obat, khasiat pete untuk pengobatan sebenarnya tidak dianjurkan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menerapkan manfaat pete sebagai obat yang aman dikonsumsi.
Editor : John.W













