Health

Berbagai Cara Menghitung Usia Kehamilan (Mudah & Akurat)

×

Berbagai Cara Menghitung Usia Kehamilan (Mudah & Akurat)

Share this article

Pilihan Cara Menghitung Usia Kehamilan
Berikut adalah cara menghitung usia kehamilan lainnya yang bisa Anda gunakan, diucapkan:

1. Tinggi Puncak Rahim
Selain menggunakan cara menghitung usia kehamilan dari HPHT, cara menghitung usia kehamilan lainnya berdasarkan tinggi rahim. Cara menghitung usia dengan metode tinggi puncak rahim adalah dengan meraba puncak rahim yang menonjol di dinding perut.

Penghitungan dimulai dari awal sampai puncak rahim. Misalkan, jika jarak antara tulang punggung sampai puncak rahim adalah 18 cm, berarti kehamilan Anda mencapai 18 minggu.

Penghitungan ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan jari tangan. Setiap kenaikan 3 jari tangan pertambahan usia 3 minggu. Jika puncak rahim sudah berada di atas pusar, naiklah jari pertunjukkan pertambahan umur 4 minggu. Namun, menghitung usia kehamilan dengan cara ini sudah jarang dilakukan.

2. Penghitungan Parikh
Menghitung usia kehamilan berdasarkan HPHT memiliki kelemahan. Penghituan HPHT hanya cocok diterapkan pada wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari. Sementara bagaimana menghitung usia kehamilan lupa HPHT? Salah satunya adalah dengan menggunakan rumus Parikh.

Penghitungan dilakukan dengan perhitungan saat menghitung ovulasi, yaitu siklus menstruasi perhitungan 14 hari. Contohnya, jika HPHT 4 Januari 2019 dengan siklus menstruasi 28 hari, maka setelah menggunakan rumus Naegele, HPL jatuh pada 11 Oktober 2019.

Namun jika siklus menstruasi adalah 35 hari, penghitungan rumus Parikh menjadi: HPPT + 9 bulan + (35-21) hari = 18 September 2019 (tanggal persalinan).

3. Tes HCG
HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon peptida yang diproduksi pada masa kehamilan yang dihasilkan oleh embrio setelah proses pembuahan, yang kemudian diproduksi oleh plasenta (syncytiotrophoblast).

Pemeriksaan hormon HCG dilakukan dengan mengambil sampel urin untuk menghitung usia kehamilan. Selain pemeriksaan pada urine, HCG juga dapat dilakukan pada sampel darah. Pemeriksaan HCG pada darah pada dilakukan untuk mendapatkan hasil yang tidak pantas atau penilaian ektopik yang diambil.

4. Menggunakan USG
Jika menghitung cara menghitung usia seperti di atas tidak memberikan hasil yang akurat, pemeriksaan USG transvaginal dapat dilakukan untuk menentukan usa kehamilan dengan lebih akurat.

Hasil USG dalam menghitung usia kehamilan Jauh lebih akurat jika dilakukan pada awal kehamilan. Hal penting yang harus diketahui adalah seiring bertambahnya usia kehamilan, tingkat pertumbuhan janin bisa berbeda. Selain dapat digunakan sebagai cara menghitung usia kehamilan, USG juga berguna untuk meningkatkan pertumbuhan janin.

Pada umumnya, seorang wanita yang baru pertama kali mengonsumsi berisiko bertambah melebihi tanggal perkiraan. Faktor lain yang membuat tanggal perkiraan hari lahir meleset adalah lebih besar, mengandung bayi lelaki-laki-laki atau anggota keluarga dengan kandungan persalinan terlambat.

Pada akhirnya, hitung usia kelahiran adalah sesuatu yang harus disiapkan untuk perkiraan waktu kelahiran. Cara menghitung usia dari HPHT dan USG adalah yang paling umum, namun karena setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda, sehingga membuat hasil yang akurat akan sulit untuk diperoleh.

Editor: John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *