KORDANEWS – Pada saat mudik Hari Raya Idul Fitri 2019, Sekda Sumatera Selatan (Sumsel), Nasrun Umar memprediksi penumpang akan terjadi di H-5 dan H + 3 akan naik 40 hingga 50 persen. Dengan kenaikan tersebut pihaknya yang mendukung Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel akan terus memberi pelanyanan untuk pemudik agar nyaman saat menggunakan moda angkutan nanti.
“Kami sudah menghitung estimasi lonjakan penumpang, dengan demikian pada moda angkutan akan ditambah, mereka sudah melakukan antisipasi lebih dulu,” ujar Nasrun Umar, Kamis (30/5).
Nasrun Umar berharap dapat membantu aktif selama menjalankan tugas-tugas yang harus dijalankan. Misalnya sulit diterima tiket, percaloan atau kemacetan lalu lintas.
“Saya sangat berharap untuk seluruh jajaran Dinas Perhubungan dan intansi terkait lainnya untuk sungguh-sungguh melakukan tugas yang mulia ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing,” himbauanya.
Selain itu, mengingat naik naik, miliknya juga diperlukan di beberapa posko di kabupaten / kota untuk perlu meningkatkan koordinasi jelang arus mudik.
“Ada posko yang diatur dibeberapa kabupaten / daerah yang dititik terkoordinasi, harus terus dikoordinasi agar bisa terwujud mudik dan berjalan nyama,” tuturnya.
Narun Umar pun mengingatkan para pemudik untuk membantah kecelakaan akibat cuaca buruk. Yang bisa menyebabkan jalan menjadi licin, tanah longsor yang bisa menghalangi lalulintas angkutan pemudik.
“Sebagai antisipasi terhadap gangguan kelancaran lalu lintas lintas jalan, jajaran Dishub Sumsel telah menyiapkan 13 Mobil derek selama masa angkutan lebaran berlangsung. Mobil derek ini akan ditempatkan di Kabupaten / kota se Sumsel,” himbaunya
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, antisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik, pihaknya di dukung semua pihak berkepentingan.