Untuk mengantisipai jika ada lonjakan dari pemudik, pihaknya akan menambah Dua pintu exit tol yang berada di desa Pedu dan Tanjung Pasir. “Puncak arus mudik yang itu jika di pulau Jawa itu tanggal 31 Mei ini tetapi untuk di Sumatera itu pada 1 Juni dan 2 Juni. Jadi, pada awal Juni kita prediksi volume kendaraan akan meningkat melintas di tol Kapal Betung ini,” jelasnya.
Untuk fasilitas sejumlah fasilitas pendukung yang ada di kawasan rest area seperti pos keamanan, toilet, spbu, mushola dan fasilitas pendukung lainnya. “Kenyamanan pemudik akan diberikan maksimal seperti rest area, toilet, tempat ibadah dan SPBU portable diharapkan juga disediakan,” katanya.
Arif menambahkan, pihaknya mengimbau kepada pemudik kecepatan yang hanya diizinkan yakni hanya 40 km/jam karena memang kondisi tol Kapal Betung ini belum sempurna. “Karena kondisi tol Kapal Betung ini belum sempurna jadi kami mengimbau pemudik harus berhati-hati dengan hanya memacu kecepatan kendaraan hanya 40 km/jam saja,” pungkasnya
Editor : Jhonny













