KORDANEWS – Masyarakat Kabupaten Muara Enim mengeluhkan banyaknya aksi pemalakan yang dilakukan oleh beberapa pemuda terhadap para pemudik yang melintasi jalur lintas tengah Sumatera tepatnya di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Seperti yang dituliskan, Yelly Yusmarini, warga Desa Paduraksa di akun Facebook miliknya beberapa waktu lalu.
Ia mengeluhkan aksi beberapa pemuda yang ada di desa tersebut, yang dinilai dapat merugikan para pemudik serta dapat merusak citra desa mereka.
“Kami sekeluarga merasa kecewa dengan anak-anak lelaki yang berumur sekitar 17 tahun yang berjumlah 5 lima orang, seenaknya malak dan meminta uang pada para pemudik yang melintas di desanya, yaitu Paduraksa, harusnya kita bisa bisa menjaga nama baik kampung sendiri, apalagi saat ini banyak pemudik yang lalu lalang,” tulis Yelly di akun Facebook miliknya.
Lebih parahnya, lanjut Yelly, mereka memberhentikan mobil yang melintas dengan membawa balok kayu sehingga membuat para pemudik takut.
“Mereka memaksa mobil berhenti, terkadang sudah dikasih tapi mereka ingin meminta lebih, tolong jaga nama baik,” pungkasnya.
Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait keamanan dan kenyamanan selama mudik lebaran yang melintasi Kabupaten Muara Enim tersebut, membuat Polres Muara Enim harus terus meningkatkan patroli ke tempat-tempat yang banyak berpotensi 3C, rawan kecelakaan, premanisme dan lainnya.
“Kita akan terus melakukan patroli dijalan raya, mulai dari jam 20.30 wib hingga shubuh. Hal itu akan terus kita lakukan demi kenyamanan para pemudik dan bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman,” ujar Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops, Kompol Irwan Andeta, Minggu (02/06/2019).
Masih kata, Irwan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 172 personil yang sudah berjaga di wilayah Kabupaten Muara Enim.
“Akan terus kita amankan, mohon kepada masyarakat untuk memberikan informasi apabila ada hal serupa terjadi, dan untuk para pemudik jangan memaksakan diri untuk mengendarai kendaraan nya, perhatikan kesehatan. Lebih baik mencegah daripada harus mengobati,” tukasnya. (Ari)
Editor : Jhonny













