KORDANEWS – Manchester City akan menjadikan Liga Champions sebagai target utama musim depan. Jika berhasil diwujudkan, Pep Guardiola kabarnya akan mundur dan rehat melatih dulu.
Guardiola akan memasuki musim keempatnya bersama City setelah diangkat jadi manajer pada musim 2016. Ini bakal jadi periode terlama kedua Guardiola melatih sebuah klub setelah bersama Barcelona sedari 2008 hingga 2012.
Prestasi Guardiola bersama City terbilang ciamik karena mereka merajai kompetisi lokal dalam dua musim terakhir. Setelah meraih gelar ganda Premier League dan Piala Liga Inggris musim lalu, musim ini City meraih treble domestik dengan ketambahan Piala FA.
Selain itu, City-nya Guardiola juga bisa mencatatkan rekor demi rekor di Premier League, termasuk rekor 100 poin saat jadi juara di musim 2017/2018. Bukan sebuah rekor yang mudah dipecahkan dan timnya Guardiola ini akan diingat dalam sejarah.
Tapi, ada satu hal yang masih mengganjal untuk Guardiola terkait torehan trofinya bersama City. Ya, Guardiola tentu masih penasaran menaklukkan Liga Champions bersama City setelah selalu gagal di tiga kesempatan awalnya.
Setelah disingkirkan AS Monaco di musim perdananya, Guardiola gagal melangkah lebih jauh dari perempatfinal dalam dua musim terakhir karena disingkirkan Liverpool serta Tottenham Hotspur.













