“Ditemukan gergaji, dia berupaya untuk melakukan mutilasi. Semua cara telah dilakukan sampai akhirnya dia ini pergi meninggalkan hotel ke arah Lampung,” katanya.
Sejak mayat Fera ditemukan dan sudah membusuk, Deri yang saat itu masuk ke bersama Fera jadi buronan. Dia ternyata juga kabur dari tempatya dinas di Pusat Pelatihan Tempur (Puslatpur) Baturaja.
Kemarin Prada Deri ditangkap Denintel Pomdam II Sriwijaya di Padepokan Monghyang, Serang, Banten. Dia pun langsung diserahkan ke Pomdam untuk menjalani proses hukum. (Dik)
Editor : Jhonny













