“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.” (HR Muslim).
Kapan lagi kita bisa meraih pahala puasa setahun penuh kalau bukan sekarang? Mustahil kita bisa berpuasa selama satu tahun penuh. Secara fisik jelas kita tidak mampu. Secara syariat pun tidak memungkinkan kita untuk menjalankan puasa setahun penuh. Ada hari-hari di mana kita diharamkan untuk berpuasa, seperti hari-hari tasyrik. Nah, di bulan Syawal ini kita diberi
kesempatan untuk meraih pahala puasa setahun penuh tersebut hanya dengan berpuasa selama enam, dengan syarat puasa Ramadhan sudah dijalankan dengan sempurna.
Ketiga, pertanda bahwa puasa Ramadhan kita diterima
Setiap kebaikan akan melahirkan kebaikan berikutnya. Puasa Ramadhan yang dijalankan selama satu bulan penuh adalah sebuah amal kebaikan. Amal kebaikan ini seperti air yang akan terus mengalir, pantang berhenti. Ketika geraknya terhalang oleh pembatas tertentu, ia akan mencari jalan lain untuk bisa tetap mengalir.
Amal kebaikan itu akan melahirkan kecenderungan dalam diri untuk melanjutkan kebaikan tersebut lagi dan lagi. Seperti puasa Ramadhan yang sudah dijalankan secara sempurna di bulan Ramadhan, akan menghadirkan kecenderungan dalam hati untuk mengerjakan kebaikan yang sama di bulan selanjutnya. Nah, salah satu amal kebaikan yang menanti di bulan Syawal adalah puasa syawal. Orang-orang yang berpuasa dengan penuh keimanan di bulan Ramadhan akan tergerak untuk menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal. D ia akan melanjutkan kultur-kultur Ramadhan lainnya dalam keseharian. Dan tidak menutup kemungkinan melanjutkan ibadah-ibadah puasa sunnah lain di hari-hari selanjutnya.
Itulah tiga keutamaan puasa Syawal yang kita perlu tau. Semoga bermanfaat! selamat menjalankan puasa Syawal, mumpung bulan Syawal belum berlalu.
Editor : John.W













