Denny meminta ada jaminan bahwa saksi dan ahli yang hadir di persidangan dilindungi. Dengan begitu, mereka tidak mendapat intimidasi dan dengan lugas menyampaikan keterangan, karena tak ada yang mempengaruhi mereka.
“Karena kami akan ada saksi dan ahli yang mungkin membutuhkan peran dari LPSK,” ujar dia.
Pada sidang perdana, kubu Prabowo telah menyiapkan beberapa saksi untuk menjelaskan adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), di muka persidangan. Mereka nanti akan dihadirkan di sidang lanjutan.
Dia mengatakan, perlindungan saksi amat penting lantaran yang dilawan pihaknya adalah petahana. “Karena yang sedang melakukan kecurangan adalah presiden dengan aparat kepolisian, intelijen, dan birokrasinya. Maka, dengan penuh kerendahan hati, kami memohon dukungan penuh dari MK, khususnya untuk membangun sistem perlindungan saksi dan ahli yang akan hadir,” kata Denny dalam sidang perdana.
Editor : Jhonny













