Ditambahkan Budhy, selain kendala biaya progres pembangunan sirkuit juga terkendala cuaca. Dimana, saat ini wilayah Palembang hampir setiap hari turun hujan. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis pembangunan sirkuit akan berjalan tepat waktu yakni 26 Juni harus selesai.
“Kebetulankan operator exavator itu orang bule yang memang memahami sirkuit MXGP. Merekalah yang bisa memperhitungkan sirkuit ini mau dibentuk seperti apa,” lanjut dia.
Menurut Budhy, pembangunan sirkuit ini akan dilakukan dalam dua tahapan. Yakni, pembentukan sirkuit dan gundukan untuk tahap pertama, dan tahap kedua yakni pembangunan tempat motor serta perlengkapan track. Kemudian, akan dibangun juga saluran drainase yang diharapkan ketika hujan turun aliran airnya tidak terhambat.
“Makanya setiap hari operator alat berat jam kerjanya dari pagi hingga pukul 18.00 WIB sore untuk mengebut pembangunan,” pungkasnya. (AB)
Editor : Chandra.













