Dodi secara tegas menyatakan tak akan main-main merealisasikan pemasangan jargas di Muba. Untuk kesejahteraan warganya, Dodi siap pasang badan. Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini bakal membentuk Satgas Jargas di Muba agar tidak ada penyimpangan.
“Satgas ini terdiri dari pihak Pemkab Muba, TNI, dan Polri. Jadi, kalau ada yang coba-coba menghalangi akan kami tindak tegas,” sebutnya.
Saat memperjuangkan jargas untuk warga ini, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diterima oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Iwan Prasetya Adhi. Menurut Adhi, Kabupaten Muba sebagai daerah penghasil gas terbesar sangat layak mendapatkan alokasi pemasangan jargas.
“Terus terang kami kagum dengan upaya pak Bupati Dodi Reza dalam keinginan penambahan pemasangan jargas bagi warganya, beliau jemput bola,” tuturnya.
Iwan menambahkan, untuk saat ini telah terdata pada 2020 nanti di Muba akan mendapatkan tambahan pemasangan jargas. “Saat ini alokasi yang kami siapkan di Muba pada 2020 sebanyak lima ribu,” pungkasnya. (Ydh)
Editor : Jhonny













