Health

Setelah Tahu 4 Bahaya Vape Ini, Apa Masih Tetap Mau Vaping?

×

Setelah Tahu 4 Bahaya Vape Ini, Apa Masih Tetap Mau Vaping?

Share this article

Sebuah penelitian dalam Toxicology and Applied Pharmalogy, melaporkan bahwa vape memiliki dampak yang sama pada efek jangka pendek dari rokok tembakau. Hasilnya pun menunjukkan gejala yang sama dari peradangan dan kerusakan paru-paru.

Selain memiliki dampak buruk bagi paru, nikotin yang terkandung didalam vape juga berpengaruh di organ lain seperti otak, jantung dan sistem kekebalan tubuh.

Pasalnya nikotin yang terserap melalui aliran darah akan menstimulasi kelenjar adrenal untuk mengeluarkan hormon epinefrin (adrenalin) yang mengakibatkan tekanan darah naik, laju pernapasan dan denyut jantung semakin cepat. Salin itu, nikotin juga mengaktifkan dopamin di otak yang mengakibatkan efek ketergantungan.
liquid vape

3. Tidak membuat Anda berhenti merokok
Banyak orang menggunakan vape sebagai alasan untuk berhenti merokok. Namun, Food and Drugs Association (Badan POM Amerika) belum menyetujui vape sebagai cara yang aman atau efektif untuk membantu seseorang berhenti merokok.

Selain itu, nikotin dalam vape adalah zat adiktif, yang dapat membuat kecanduan. Sedikit nikotin yang masuk ke dalam tubuh akan membuat Anda mencari zat nikotin yang lebih besar jumlahnya di kemudian hari.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk menggunakan vape sebagai metode untuk menghentikan kecanduan rokok tembakau. Cara terbaik untuk itu adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup secara menyeluruh, dukungan dari orang-orang terdekat, dan menjalani beberapa terapi.

4. Menyebabkan kanker
Rokok disebut-sebut sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Lantas, bagaimana dengan vape? Nyatanya, tidak beda jauh dengan rokok, vape bisa juga meningkatkan peluang seseorang terkena kanker.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang berasal dari University of Nevada menyatakan bahwa vape mengandung zat formaldehid yang bersifat karsinogenik alias pemicu kanker.

Dalam penelitian tersebut, para ahli menyebutkan zat formaldehid tersebut dapat masuk dan langsung terserap di dalam paru-paru, sehingga menimbulkan peluang kanker paru yang cukup besar.

Editor :John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *