KORDANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) segera menyiapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk mendukung mengaktifkan tidak terjadi bencana secepatnya akibat kebakaran hutan.
Kepala Bidang Pengelolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Rudi Aprian, mengatakan, Gubernur Sumsel segera mengeluarkan surat keputusan penetapan status siaga darurat darurat Karhutla.
“Rencananya digelar 25 Juni nanti dipimpin langsung oleh gubernur. Nanti, pihak terkait seperti perusaahan perkebunan dan OPD juga kami undang, ”katanya di Palembang, Minggu (23/6).
Dia menjelaskan, khusus di Sumsel pun ada prioritas yang menjadi prioritas dalam usaha tanggap cepat bencana yang diakibatkan Karhutla. Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau terjadi pada akhir Juni 2019 ini.
Menurutnya, harus ada tujuh lokasi yang menjadi prioritas, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, Kabupaten Mura, dan terakhir Kabupaten Muratara .













