“Lokasi-rawan ini terjadi karena banyak lahan gambut, sehingga masuk dalam prioritas Pemprov Sumsel khusus dari Dinas Perkebunan,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriansyah, mengatakan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mendapatkan bantuan dua alat untuk membantu Karhutla dari Tiongkok, termasuk bor dan pompa.
Yang mana, kata dia, pemberian hibah dari Tiongkok itu sendiri merupakan perjanjian dari pemerintah pusat bersama Tiongkok untuk penguatan manajemen persetujuan Karhutla di Sumsel.
“Sumsel mendapatkan dua jenis bantuan untuk membebaskan Karhutla yang akan diberikan kepada dua desa yaitu desa Talang Kelapa (Banyuasin) dan desa Bayung Lencir (Muba),” tuturnya.
Editor : Jhonny













