Anda dapat mengurangi risiko berbagai penyakit tersebut dengan membatasi jumlah daging yang Anda makan, yakni sebanyak 350-500 gram (matang) dalam seminggu. Jumlah tersebut setara dengan 10 potong daging berukuran sedang.
Memilih dan mengolah daging untuk mengurangi risiko penyakit
daging untuk anak
Penyakit yang berkaitan dengan konsumsi daging sebenarnya muncul akibat kebiasaan makan daging yang tidak baik. Misalnya mengonsumsi terlalu banyak, salah memilih jenis daging, dan keliru dalam mengolahnya.
Sebelum mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat, berikut adalah tips sehat dalam memilih daging:
-Memilih daging dengan kandungan lemak paling sedikit
-Jika memilih daging dalam kemasan, perhatikan jumlah lemak yang tertera pada label informasi gizi
-Pilihlah daging potong yang belum mengalami pemrosesan, batasi konsumsi daging olahan berupa sosis, patty, salami, dan sejenisnya yang lebih banyak mengandung lemak dan garam
-Jika mengonsumsi daging unggas, buang kulitnya
-Selain mengetahui aturan makan daging yang aman dalam seminggu, Anda pun bisa mengurangi risiko kanker usus besar akibat -zat karsinogenik pada daging dengan teknik mengolah yang tepat.
Berikut adalah beberapa tips mengolah daging yang sehat:
Membumbui daging dengan campuran bawang putih, air jeruk lemon, dan minyak zaitun untuk mengurangi pembentukan zat karsinogenik
Menggunakan api sedang dan tidak membakar daging secara langsung di atas bara api
Jika harus menggunakan api besar, jangan lupa membolak-balik daging setiap beberapa menit
Membuang bagian daging yang terbakar atau gosong
Membatasi jumlah daging yang Anda makan dalam seminggu sangatlah penting. Alasannya tidak lain karena bahan makanan sebaik apa pun dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Anda juga perlu cermat dalam memilih jenis daging dan teknik mengolah yang tepat. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh manfaat mengonsumsi daging dan tetap terlindung dari risiko gangguan kesehatan.
Editor :John.W













