Sam Allardyce
Karier pelatih asal Inggris, Sam Allardyce sempat naik daun saat ia berhasil membawa klub asal Irlandia, Limerick menjuarai divisi kedua pada 1991/92. Ia pun bersama Nottingham County berhasil menjuarai Football League Divisi Tiga pada musim 2017-2018.
Selain itu, ia pun pernah membawa Bolton Wanderers promosi ke Premier League setelah menang play-off pada 2001. Allardyce juga sukses meloloskan West Ham United promosi ke Premier League, setelah memenangkan play-off Championship pada 2012.
Ia total telah melatih 12 tim berbeda yang terdiri dari 11 klub dan satu tim nasional, Timnas Inggris.
Roy Hodgson
Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson mencatatkan rekor sebagai pria tertua yang menangani klub di Premier League, di usianya yang ke 71 tahun. Bukan hanya tim asal Inggris, tapi ia pun sudah menangani tim-tim di Eropa maupun Asia dengan total sebanyak 21 tim yang pernah ditanganinya.
Dia juga sempat menjadi manajer Timnas Inggris pada 2012 hingga 2016. Sayangnya, Hodgson gagal membawa Timnas Inggris di Euro 2016 lebih jauh setelah The Three Lions disingkirkan oleh Timnas Islandia di babak 16 besar.
Neil Warnock
Di usianya yang menginjak 70 tahun, Neil Warnock sudah melatih 15 klub berbeda asal Inggris. Namun sayangnya, ia belum pernah mempersembahkan satu trofi pun untuk tim yang dilatihnya tersebut.
Namun begitu, kesuksesan Warnock membawa Cardiff City promosi ke Premier League menjadikannya manajer pertama yang berhasil membawa timnya promosi terbanyak, sebanyak delapan kali.
Marcello Lippi
Pelatih asal Italia, Marcello Lippi pernah melatih Timnas Tiongkok, Italia, dan klub Serie A, Juventus masing-masing selama dua periode. Satu-satunya klub non Italia yang pernah dilatihnya adalah Guangzhou Evergrande.
Puncak karier kepelatihannya adalah saat ia sukses membawa Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sebanyak 14 tim berbeda pun pernah ditanganinya sejauh ini.
Carlos Queiroz
Nama Carlos Queiroz melambung saat dirinya menjadi asisten Manajer Manchester United di era Sir Alex Ferguson pada musim 2002-2003. Real Madrid pun langsung menunjuknya menjadi pelatih utama di musim berikutnya. Sejumlah 10 tim berbeda pernah dilatihnya sejauh ini di sepanjang karier kepelatihannya.
Meskipun mampu mempersembahkan trofi Supercopa de Espana bagi Real Madrid, Carlos Queiroz tetap dianggap gagal oleh pihak klub dan dipecat pada Mei 2004. Ia pun kembali menjadi asisten Ferguson pada periode 2004-2008. Sejak itu, ia melatih Timnas Portugal, Iran, dan Kolombia.
Editor :John.W













