Bahkan dirinya mengukapkan posko induk yang ada di Kabupaten OI meminta agar dapat mengirimkan bantuan tim udara, karena api telah meluas ke sisi Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra).
“Mereka meminta untuk kirimkan Helikopter Water Bombing, namun tim gabungan darat BPBD OI masih memaksimalkan pemadaman darat yang sudah meluas hingga sisi Tol, “Ungkap Ansori.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyrakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, lahan yang terbakar tersebut merupakan milik salah satu perusahaan.
Namun, Supriadi belum menyimpulkan apakah ada kolerasi kebakaran itu dengan perusahaan tersebut.
“Kita belum sampaikan (kaitannya) karena masih dicek. Itu memang lahan perusahaan disamping tol Palindra,”kata Supriadi saat dikonfirmasi.
Baca Juga : https://www.kordanews.com/78891/1-500-personil-tambahan-siap-tanggulangin-karhutla-di-sumsel/
Baca Juga : https://www.kordanews.com/78907/bpbd-sumsel-fokus-300-desa-di-sumsel-rawan-karthula/
Supriadi menyebutkan, tim dilapangan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut. Menurutnya, saat ini di wilayah Sumsel telah memasuki musim penghujan sehingga penyebab kebakaran akibat lahan yang kering sangat tidak memungkinkan.
“Kalau ada kelalaian tentu akan diproses. Sekarang kita sudah antisipasi agar apinya tidak menyebar,”ujarnya. (Ab)













