“Event ini bukan hanya sebagai tontonan segar, tapi juga bisa menambah ilmu baru tentang motocross. Event ini bukan hanya event motocross lokal tapi kelas dunia. Apalagi akan ada 3 freestyle yang didatangkan, bahkan ada 60 peserta dari 28 negara dunia ikut ambil bagian,” kata dia lagi.
Pemilihan Sumsel sebagai tuan rumah, merupakan memang Sumsel lebih siap dibandingkan provinsi lainnya. Baik dari segi maskapai, hotel, dan penyediaan lahan sirkuit.
“Sumsel paling siap. Hotel dan maskapai, bahkan masyarakatnya. Harapan kita setelah event ini selesai semua penonton maupun crosserr tidak akan pulang dengan membawa cerita buruk,” ujar dia.
Sementara itu, kreator sirkuit motocross asal Yunani, Nico mengaku senang bisa menjadi bagian dalam kejuaraan dunia MXGP tahun ini di Palembang. Keramahan yang diberikan warga serta crew sangat membantunya menyelesaikan target pembangunan sirkuit.
“Harus saya akui bahwa kota ini sangat bagus, terutama area sirkuitnya. Ditambah lagi kerja sama pemerintah daerahnya juga luar biasa. Daripada pindah dari satu lokasi ke lokasi lain, saya pikir kerja sama ini tidak akan berhenti sampai di sini tapi berlanjut ke event-event berikutnya,” tuturnya.
Editor : Jhonny













