Health

Anda Alergi Kopi? Ini Dia Gejala dan Cara Mengobatinya!

×

Anda Alergi Kopi? Ini Dia Gejala dan Cara Mengobatinya!

Share this article

8. Gangguan Pencernaan
Alergi kopi pun dapat ditandai dengan sejumlah gangguan pada sistem pencernaan, mulai dari kram perut, mual, muntah, hingga diare sekalipun. Gejala alergi kopi yang satu ini akan tetapi lebih jarang terjadi ketimbang ciri umum lainnya seperti pusing dan sakit kepala.

9. Perubahan Perilaku
Mengalami sejumlah perubahan perilaku seperti cemas, mudah marah, depresi, hilang fokus, hingga berdelusi dan berhalusinasi setelah mengonsumsi kopi adalah gejala alergi kopi yang cukup serius dan bisa memberi dampak bahaya jika tidak segera ditangani.

10. Syok Anafilaksis
Syok anafilaksis adalah reaksi alergi pada derajat yang serius karena bisa mengancam jiwa. Penanganan medis sesegera mungkin menjadi suatu keharusan guna mencegah keadaan bertambah parah. Syok anafilaksis sebagai reaksi alergi kopi meliputi:

– Mati rasa pada wajah, tangan, atau kaki
– Tekanan darah menurun
– Sesak napas
– Detak jantung bertambah cepat

Segera larikan diri ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis agar kondisi ini tidak bertambah parah dan mengancam keselamatan jiwa Anda.

Diagnosis Alergi Kopi
Pada kasus alergi kopi, dokter perlu melakukan sejumlah prosedur diagnosis guna memastikan diagnosis pasien terhadap alergi ini. Prosedur tersebut meliputi:

– Anamnesis, yakni wawancara perihal keluhan pasien, riwayat alergi (pribadi dan keluarga), riwayat pemakaian obat-obatan, dan frekuensi konsumsi kopi
– Pemeriksaan Fisik, yakni memeriksa kondisi fisik pasien dengan memerhatikan gejala khas alergi kopi seperti ruam kulit dan pembengkakan pada sejumlah bagian tubuh
– Pemeriksaan penunjang, yakni berupa tes zat antibodi immunoglobulin E (IgE) untuk melihat sensitivitasnya terhadap pemicu alergi (alergen)

Pengobatan Alergi Kopi
Tak jauh beda dengan pengobatan alergi lainnya, obat alergi kopi meliputi antihistamin untuk meredakan gejala alergi seperti gatal-gatal. Antihistamin adalah obat antagonis bagi senyawa histamin penghasil alergi.

Antihistamin terdiri dari 2 (dua) golongan, yakni antihistamin generasi pertama (clemastine, chlorphenamine, ketotifen, alimemazine, hydroxyzine), dan antihistamin generasi kedua (loratadine, cetirizine, fexofenadine).

Selain antihistamin, obat alergi kopi yang lazim diberikan adalah kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan gejala alergi kopi berupa pembengkakaka. Sementara itu, reaksi alergi kopi berupa syok anafilaksis dapa diredakan dengan memberikan suntikan adrenalin.

Pencegahan Alergi Kopi
Menahan diri untuk mengonsumsi kopi adalah cara mencegah alergi kopi satu-satunya yang bisa dilakukan, mengingat alergi adalah suatu gangguan kesehatan yang hingga saat ini belum ditemukan cara untuk benar-benar menghilangkannya.

Editor :John.D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *