EkonomiHeadlineSumsel

Mawardi Soroti Harga Karet yang Anjlok

×

Mawardi Soroti Harga Karet yang Anjlok

Share this article

KORDANEWS — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menanggapi pernyataan rendahnya harga karet yang herdampak kepada perekonomian petani dan masyarakat terpuruk. Menurut penjelasannya bahwa Komoditi Karet merupakan komoditi ekspor dimana harga ditingkat petani sangat dipengaruhi oleh harga di pasar internasional (Singapore Indeks Comodity) dan nilai tukar Amerika.

 

 

“Provinsi Pemerintah Sumsel telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga harga karet antara lain melakukan Penguatan Kelembagaan Petani, Pembentukan Pasar Lelang Karet dan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bersama (UPPB) untuk Bahan Olah Karet (Bokar),” katanya.menghadiri Rapat Paripurna LX (60) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda, menyampaikan tanggapan dan/atau jawaban Gubernur Sumsel terhdap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2018. Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD  Provinsi Sumsel Muhammad Yansuri, S.Ip di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (1/7).

 

 

 

Hingga saat ini Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Sumsel sudah membina dan meregristrasi 182 UPPB di 12 kabupaten/kota. Dengan sistem ini, Pemprov Sumsel berharap petani dapat menjual hasil bahan olah karet secara berkelompok melalui kelompok tani atau sistem Penjualan bahan lelang olah karet berkelompok sehingga mendapatkan harga yang lebih baik dari pada pasar rakyat secara secara individu.

 

 

 

“Sementara itu komitmen agar Program Sekolah Gratis di Provinsi Sumsel tetap dapat dilaksanakan, terima kasih atas dukungan Fraksi Demokrat terhadap pendidikan di Provinsi Sumsel. Upaya yang dilakukan saat ini adalah merevisi Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur sebagai payung hukum, agar program Sekolah Gratis dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *