KORDANEWS –— Wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin menegaskan tak akan merangkap jabatan sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia menyatakan akan mundur kursi pimpinan lembaga keagamaan itu pada 20 Oktober nanti.
“Kalau sekarang kan belum, wakil presidennya masih Pak JK,” ujar Ma’ruf di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).
Menurut dia, seorang wakil presiden tak boleh merangkap jabatan di lembaga keagamaan. Karena itu, dia siap untuk menjalankan komitmen tersebut. Tapi komitmen itu baru nanti bakal dikerjakannya, yaitu ketika dilantik menjadi wakil presiden.













