Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt, mengatakan negaranya ingin menjaga kelangsungan perjanjian ini. “Karena kami tidak ingin Iran meiliki senjata nuklir. Tapi jika Iran melanggar kesepakatan itu maka kami juga keluar,” kata dia.
Soal ini, pemerintah Iran mengatakan bertujuan menjaga kelangsungan perjanjian nuklir ini. Namun, Teheran tidak bisa mengikuti ketentuan JCPOA secara tanpa batas. Ini karena sanksi ekonomi oleh pemerintah Presiden AS, Donald Trump, membuat Iran tidak mendapat manfaat yang diatur dalam perjanjian itu setelah menutup program nuklirnya.
Soal ini, Trump mengatakan,”Tidak ada pesan untuk Iran. Mereka tahu apa yang mereka kerjakan. Mereka tahu sedang bermain apa. San saya pikir mereka bermain dengan api. Jadi tidak ada pesan untuk Iran.”
Juru bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Antonio Guterres, mengatakan,”Tindakan oleh Republik Islam Iran tidak akan membantu menjaga kelangsungan rencana ataupun mengamankan manfaat ekonomi untuk rakyat Iran.
Soal ini, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan negara Eropa harus berdiri bersama mendukung komitmen dan mengenakan sanksi kepada Iran.
Pemerintah Iran mengeluhkan perang ekonomi yang dijalankan Trump dengan melarang pembelian minyak mentah negaraitu oleh semua negara. “Washington telah memerintahkan semua negara untuk menghentikan pembalian minyak Iran atau menghadapi sanksi dan ini disebut sebagai perang ekonomi untuk membuat lapar populasi Iran,” begitu dilansir Reuters.
Editor :John.W













