Menurut seorang dokter dari New York, Dr. Steinbrech, risiko kematian karena melakukan cupang sangatlah kecil. Oleh karenanya, pasangan disarankan tidak terlalu khawatir untuk melakukannya. Namun hal yang harus diperhatikan dan dihindari adalah gumpalan darah.
“Gumpalan darah apapun bisa berpotensi mematikan, termasuk yang terjadi karena cupang. Tapi satu hal yang perlu digarisbawahi, kemungkinan terjadinya kematian karena cupang menyebabkan gumpalan darah itu risikonya sangat rendah,” ujar Dr. Steinbrech.
Untuk menyiasati agar hal ini tidak terjadi, cara yang bisa dilakukan oleh pasangan adalah mengatur gairah dalam tubuhnya. Cobalah untuk tidak mengisap kulit leher terlalu kuat. Dengan begitu dapat meminimalkan pecahnya pembuluh darah membentuk gumpalan. Sementara itu, ada hal lain yang perlu diwaspadai dari cupang yaitu terjangkit penyakit herpes oral.
Saat pembuluh darah pecah, maka terjadi cedera atau peradangan di kulit. Tanda merah karena cupang dapat membuat kulit menjadi sedikit lebih keras. Hal utama yang perlu diingat adalah tingkat keparahan cupang cukup mengkhawatirkan apabila terjadi jaringan parut. Jadi, ingatlah untuk selalu berhati-hati.
Editor : Chandra











