“Listrik JSC sebagian sudah kita hidupkan. Sebagian lainnya akan kita hidupkan lagi setelah cicilan selesai. Di Jakabaring aliran listrik ada 18 titik langganan. Makanya sebagian dulu yang priotitas. Kalau sudah dibayar kembalu baru dihidupkan semua,” kata dia.
Daryono menjelaskan, pihak JSC diberikan waktu untuk melunasi tunggakan sampai dengan Desember. Jika sampai dengan waktu yang diberikan belum juga dilunasi, maka pihaknya akan memutus kembali aliran listrik di komplek olahraga tersebut.
“Sebelum ada pelunasan lagi, sebagian tetap kita matikan, yang dihidupkan hanya yang telah dibayar, jika sampai akhir Desember belum bayar juga akan kita putus lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT JSC Meina Triani membenarkan jika akan membayar tunggakan listrik secara bertahap. “Kami sudah melakukan pembayaran tanggal 1 Juli kemarin, memang benar secara cicil dan nantinya pasti akan kami lunasi,” tuturnya
Editor : Jhonny













