Menurut dia, untuk motif tersangka Obby membunuh DBJ karena perasaan kesal dan menganggap korban bermalas-malas selama mengikuti orientasi. Bahkan, tersangka akhirnya menjadi makin kesal ketika korban memaki pelaku yang bersikap kasar kepada dirinya.
“Motifnya kesal, katanya korban ini malas-malasan. Korban dikasari, lalu dipukul pakai bambu. Korban memaki pelaku setelah dipukul pakai bambu dan membuat pelaku kesal,” katanya.
Selanjutnya, kata dia, korban yang dalam posisi terduduk, ditarik secara kasar oleh tersangka hingga kepala korban membentur aspal. Korban mulai tidak sadarkan diri dan dilarikan ke sekolah. “Di sekolah, korban mulai kejang-kejang dan saat dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SMA Taruna di Palembang, Sumsel, meninggal dunia saat mengikuti MOS, Sabtu (13/7) kemarin. Siswa berinisial DBJ (14) itu meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Myria, Palembang, sekitar pukul 04.00 WIB. Almarhum dibawa ke rumah sakit setelah sempat pingsan.
Selanjutnya pihak sekolah mengabarkan kematian DBJ ke pihak keluarga yang segera membawa jenazah ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan otopsi karena mencurigai adanya luka memar di bagian kaki korban. (Ndik)













