EkonomiPeristiwa

80% pengerajin Kayu di Daerah Minim Pengetahuan Interior hpl

×

80% pengerajin Kayu di Daerah Minim Pengetahuan Interior hpl

Share this article

 

KORDANEWS – Hampir setiap daerah yang digelar workshop dasar HPL, hanya 20% pengerajin kayu solid sudah beralih ke bahan High Pressure Laminate (HPL) Taco sisanya masih bertahan menggunakan kayu solid.

Ujang Kurniawan selaku Regional Sales Manager Sumatra PT Tangkas Cipta Optima mengatakan 80% pengerajin kayu solid di tiga daerah yakni Prabumulih, Baturaja dan Pagaralam masih ketinggalan dalam pengerjaan furniture interior HPL Taco. Hal tersebut lantaran masih minimnya pengetahuan pengerajin kayu solid terhadap HPL Taco juga sulitnya mendapatkan bahan interior HPL Taco di daerah.

Padahal, permintaan akan furniture interior HPL di daerah cukup tinggi hal tersebut terlihat dari pengiriman HPL ke kabupaten dan kota di Sumatera Selatan tiap bulan mencapai angka ribuan keping HPL perbulannya. Padahal hampir di tiap daerah ada Toko yang menjual HPL TACO. Mirisnya lagi, pengerajin kayu yang mengerjakan furniture interior HPL rata-rata berasal dari luar daerah tersebut.

” Dari ketiga daerah yang kita adakan workshop HPL ini, hanya 20 persen pengerajin kayu solid yang sudah beralih ke Bahan HPL, sisanya masih bertahan di kayu solid,” ujarnya.

Lanjutnya, para pengerajin kayu solid beranggapan furniture interior HPL itu mahal dan sulit dalam pengerjaannya. Padahal dari sisi pengerjaan HPL lebih mudah ketimbang kayu solid.

Tahapan pengerjaan HPL lebih ringkas ketimbang kayu solid, jika kayu memerlukan waktu relatif lama mulai dari pengeringan kayu, penyerutan, pemotongan, penyambungan, pengamplasan hingga pengecatan memerlukan waktu minimal 14 hari untuk pengerjaan satu buah lemari.
“Nah kalau HPL, kita hanya beberapa tahapan yakni memotong, mengelem, perakitan dan finishing, dari sisi modal cenderung relatif sama bahkan bisa lebih murah ketimbang modal furniture kayu solid” ujarnya.

Selain itu pengerajin kayu solid masih beranggapan kesulitan dalam mencari bahan HPL di daerah mereka. Padahal, pihaknya telah berkerjasama dengan beberapa toko di daerah untuk memenuhi kebutuhan akan interior HPL.

* Pengerajin kayu solid ini masih beranggapan untuk membeli HPL harus ke Palembang sehingga harus mengeluarkan ongkos lebih untuk pengiriman, oleh karena itu lah kita adakan workshop ini selain memberikan pengetahuan teknik pengerjaan interior berbahan HPL juga ada toko yang telah berkerjasama untuk menjual bahan HPL dengan harga sama di kota Palembang ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *