KORDANEWS – Cina meluncurkan kapal riset dan eksplorasi jarak jauh baru yang bisa digunakan untuk menguatkan klaim atas Laut Cina Selatan.
Kapal yang dinamakan Da Yang Hao, yang berarti Samudra Besar, memiliki kemampuan untuk melakukan eksplorasi sumber daya laut dalam di lautan mana pun di dunia, seperti dilaporkan South China Morning Post, 28 Juli 2019.
Da Yang Hao dimiliki dan diopersikan oleh Kementerian Sumber Daya Alam Cina, yang juga mewakili observasi maritim untuk keperluan teknologi. Kapal baru ini dilaporkan mampu melaju dengan kecepatan 16 knot dan jarak 26.000 km.
“Pengiriman kapal menandai era baru bagi kemampuan Cina dalam eksplorasi dan penelitian sumber daya laut….dan akan membantu mempertahankan kepentingan negara di wilayah laut internasional,” menurut media Cina.
Cina terus membangun armada penjelajahan lautnya sebagai bagian dari klaimnya di Laut Cina Selatan, dan para pengamat mengatakan Da Yang Hao bisa dikerahkan ke perairan tersebut.
Kapal riset kelautan Da Yang Hao memiliki kemampuan untuk melakukan eksplorasi sumber daya laut dalam di mana pun, menurut media pemerintah.Cina.[CCTV]
Collin Koh, seorang peneliti di S Rajaratnam School of International Studies at Nanyang Technological University di Singapura, mengatakan jika kapal itu dikerahkan ke Laut Cina Selatan, kapal itu akan meningkatkan kehadiran maritim Beijing di kawasan itu, tetapi kehadiran fisiknya hanya bagian dari cerita.
“Ini secara definisi bukan kapal survei tetapi kapal penelitian oseanografi. Biasanya melakukan lebih dari survei tetapi juga memiliki laboratorium untuk melakukan eksperimen penelitian ilmiah kelautan juga,” katanya.
“Jika dikerahkan ke Laut Cina Selatan, kapal membantu memproyeksikan kehadiran maritim Cina. Tetapi lebih dari itu, pengumpulan informasi dan data oseanografi vital kapal membantu Cina meningkatkan pemahamannya tentang perairan, yang akan membantu mengoptimalkan berbagai kegiatan sipil dan militernya sekaligus membantu Cina menegaskan klaimnya,” kata Koh.













