“Tolongin..anak saya!,”‘ kata Fatmawati, sambil menggeser tubuh anaknya dengan tangan.
“Waktu itu sekitar pukul 6 pagi. Korban menyerahkan anaknya ke warga lewat celah jendela mobil sebelah kiri yang ringsek berat,” kata Ade seperti dilansir media Indonesia.
Padahal, kata Ade, posisi Fatmawati tepat di belakang sopir yang kondisinya rusak parah. Namun ia sempat minta tolong agar anaknya diselamatkan .
“Begitu balita tersebut berhasil dikeluarkan dari mobil, warga langung melarikannya ke klinik terdekat,” ujar Ade.
Sementara itu, empat orang korban lainnya, termasuk sopir mini bus itu, baru bisa dievakuasi 4 jam kemudian setelah kecelakaan. Mereka dilarikan ke RSUD Kota Tangerang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris, Isa Anshori mengatakan keempat orang korban meninggal dunia, karena kegencet atap mini bus yang tetimba oleh truk tersebut.
Sementara itu, sopir truk sempat melarikan diri masih dalam pengejaran petugas. Kini sopir truk telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Editor : Chandra













