Ia juga menambahkan, api masih mengepung jalan tol di sisi kanan dan kiri. Jarak terdekat dari jalan tol ke api yang masih membara mencapai dua kilometer. Kendati demikan, dia menyebut, tidak akan mengganggu operasional tol.
“Apinya membentuk seperti sayap pesawat di kanan kiri tol. Jalan tol tidak terganggu, hanya ada beberapa titik yang terkena dampak asap seperti di KM 13,” katanya.
“Helikopter juga kita kerahkan semuanya, ada empat unit untuk waterbombing di lokasi. Ada 5 regu darat juga yang sudah di lokasi dari BPBD Sumsel, Ogan Ilir, serta Manggala Agni untuk pemadaman,” kata dia lagi.
Sebelumnya Ansori menjelaskan, api mulai muncul pada Senin (5/8) siang pada pukul 11.47. Api berasal dari sebaran kebakaran yang terjadi di Desa Muara Baru dan Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan serta Desa Arisan Jaya Kecamatan Pemulutan Barat.
Tim darat menemui kendala saat memadamkan kebakaran karena lokasinya yang sulit dijangkau. Lahan yang terbakar juga merupakan gambut yang ditumbuhi aren, purun, dan semak belukar sehingga mudah terbakar namun sulit dipadamkan. (Ab)
Editor : Jhonny













