KORDANEWS — Tidak ingin kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karthula) di Sumatera Selatan (Sumsel) di tahun 2015 terulang.
Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan para bupati dan wali kota, serta pihak terkait di wilayahnya untuk tetap waspada dan terus sigap dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dia menilai, masalah ini penting dilakukan agar jangan sampai kejadian kebakaran parah yang terjadi di 2015 terulang kembali.
“Instruksi Presiden Jokowi hari ini dalam pengendalian karhutla titik beratnya adalah di dalam pencegahan, karena tentunya di masing-masing provinsi serta kabupaten mempunyai masalah sendiri-sendiri,” ujar Herman Deru seusai rapat koordinasi pengendalian karhutla di Istana Negara, Selasa (6/8).
Dia menjelaskan, bahwa Sumatera Selatan terdapat lahan-lahan yang tidak produktif sehingga sangat rawan terjadinya hotspot (titik panas) pada lahan tak terpakai yang akan memacu penyebaran api yang mengakibatkan kebakaran besar terjadi.
Karenanya itu, Gubernur Sumsel akan menginstruksikan semua jajarannya dan pihak terkait bagaimana cara mengatasi permasalahan serta penanggulangan akan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya.













