Penelitian ini fokus pada angin Matahari yang merupakan sebuah partikel yang dialirkan oleh Matahari ke Bima Sakti. Di dalam alat tersebut, mereka bisa menciptakan ‘Parker Spiral’. Ini adalah medan magnet yang keluar dari Matahari melalui tata surya.
“Misi satelit (ke Matahari) telah mendokumentasikan dengan baik dari mana angin (Matahari) kencang datang,” tuturnya.
“(Saat ini) kami mencoba mempelajari secara khusus bagaimana angin Matahari lambat dihasilkan dan bagaimana ia berkembang saat bergerak menuju Bumi,” kata
penulis utama studi dan mahasiswa pasca sarjana Universitas Wisconsin-Madison, Ethan Peterson.
Dilansir dari Space, peneliti juga mengamati gumpalan plasma yang keluar dari angin Matahari dalam penelitian ini . Fenomena yang disebut ‘sendawa plasma’. Sumber ‘sendawa plasma’ itu masih belum diketahui.
Big Red Ball menciptakan plasma pertama pada 2012. Sejak saat itu, Peterson mengatakan para peneliti meningkatkan alat sejak saat itu melalui siklus berbagai percobaan
Editor :John.W













