KORDANEWS – Kebakaran hutan perkebunan dan lahan (karhutbunlah) kembali terjadi di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, Rabu (14/8).
Tak ingin kondisi tersebut meluas tim gabungan Kecamatan Bayung Lencir, BPBD Muba, Kodim 0401, Polres Muba, dan Manggala Agni langsung turun ke lokasi karhutbunlah gotong royong dan berjibaku memadamkan api.
“Sampai dengan saat ini proses pemadaman dan pendinginan oleh tim darat dan udara (WB) masih berlangsung,” ungkap Camat Bayung Lencir, Muba, Akhmad Toyibir.
Dikatakan, Fire Spot di Dusun 9 areal tersebut tidak dalam izin Lokasi Ijin Perusahaan yang aktif (eks BPUJ), penyebab karhutla berdasarkan info dari pemdes dan masyarakat dikarenakan loncatan api dari Karhutla yang terjadi diduga dari PT RHM yang lokasinya bersebrangan dengan anak sungai medak.
“Adapun kondisi lahan yang sudah terbakar di areal ini diperkirakan sekitar lebih kurang 60 Ha dan kondisi api sudah terkepung di antara blok jalan kebun masyarakat dan mudah-mudahan ke depan angin tidak bertiup kencang lagi,” ungkapnya.
Lanjutnya, permasalahan di areal karhutbunlah bagi Tim Gabungan adalah kesulitan untuk menemukan sumber air. “Karena embung-embung yang ada sudah mulai kering,” ungkapnya lagi.
Ia menambahkan, langkah-langkah yang sudah dilakukan untuk lokasi ini dengan sudah dikomunikasikan dengan pihak pemdes. “Dan berdasarkan persetujuan dari Ka KPH Lalan Mendis untuk mencari pinjaman alat berat untuk pembuatan dan memperdalam embung-embung sumber-sumber air, selain itu untuk menghindari meluasnya wilayah kebakaran tentunya saya harapkan seluruh perusahan yang berdekatan dengan lokasi kebakaran membuat parit parit kanal untuk meminimalisir kebakaran ulasnya.













