KORDANEWS – Apakah Anda pernah mengalami rasa nyeri di bagian dada yang menjalar hingga ke leher, lengan, hingga punggung? Waspada, karena mungkin saja itu pertanda atau gejala angin duduk yang bisa mengancam jiwa. Lantas, apa itu angin duduk? Apa penyebab angin duduk? Bagaimana cara mengobati angin duduk?
Apa Itu Angin Duduk?
Angin duduk adalah penyakit kurangnya asupan oksigen ke otot-otot jantung akibat adanya pengerasan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner. Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang membawa pasokan oksigen menjadi terhambat.
Dampaknya timbul gejala nyeri dada yang menjalar sampai leher, lengan, dan punggung disertai gejala lain seperti mual, pusing, lelah, juga gelisah.
Angin duduk atau angina adalah jenis penyakit yang tidak boleh disepelekan. Pasalnya, penyakit yang kerap datang secara tiba-tiba ini bisa menimbulkan komplikasi yang membahayakan, yakni merenggut nyawa. Itu sebabnya angin duduk dijuluki sebagai ‘silent killer’.
Penyebab Angin Duduk
Jantung memerlukan asupan oksigen agar dapat melakukan ‘tugasnya’ dengan baik. Oksigen ini diantarkan oleh darah menuju jantung melalui 2 (dua) pembuluh darah yang disebut pembuluh darah koroner.
Nah, manakala terjadi penyempitan pada kedua pembuluh darah tersebut, darah tidak dapat mengalir lancar sehingga pasokan oksigen pun terhambat. Kasus inilah yang kemudian menjadi penyebab angin duduk.
Lalu, apa yang menyebabkan pembuluh darah koroner mengalami penyempitan? Sejumlah faktor risiko melatarbelakangi hal ini, yaitu:
-Stres
-Tekanan darah tinggi
-Diabetes
-Kolesterol tinggi
-Obesitas
-Riwayat penyakit jantung (pribadi atau keluarga)
-Usia (pria di atas 45 tahun, wanita di atas 55 tahun)
-Kurang olahraga
-Merokok
-Jenis-Jenis Angin Duduk
Angin duduk terdiri dari 3 (tiga) jenis. Ketiga jenis angin duduk ini nantinya berkaitan dengan cara mengobati angin duduk yang tepat. Oleh karena itu, sebelum Anda mencari tahu obat angin duduk, ketahui terlebih dahulu jenis-jenis penyakit angin duduk berikut ini.
1. Angin Duduk Stabil
Angin duduk stabil adalah jenis angin duduk yang diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner pasca melakukan aktivitas berat seperti berolahraga. Namun, gejala angin duduk stabil ini biasanya akan menghilang setelah Anda beristirahat.
2. Angin Duduk Tidak Stabil
Angin duduk tidak stabil adalah perkembangan dari angin duduk stabil dan dipicu oleh adanya penimbunan lemak atau pembekuan darah yang menghambat aliran darah menuju jantung.
Seseorang dikatakan terserang angin duduk tidak stabil apabila gejala angin duduk yang dialami seperti nyeri dada sering terjadi, nyeri dada berlangsung lebih lama, munculnya nyeri dada sulit diprediksi, dan nyeri dada tak jua hilang kendati telah beristirahat.
Angin duduk tidak stabil berpotensi mengakibatkan serangan jantung apabila penderita tidak segera mendapat pertolongan.
3. Angin Duduk Prinzmetal
Pada angin duduk prinzmetal atau angin duduk varian, terjadi penyempitan pembuluh darah arteri akibat pembuluh darah yang kaku (spasme). Dampaknya, aliran darah yang membawa oksigen ke jantung menjadi terhambat.
Angin duduk prinzmetal dapat terjadi kapan saja, tak terkecuali ketika Anda sedang beristirahat. Jenis angin duduk ini bersifat sementara dan dapat dihilangkan dengan mengonsumsi obat angin duduk.
Cara Mengobati Angin Duduk
Cara mengobati angin duduk bergantung pada tingkat keparahan angin duduk yang dialami. Berikut ini beberapa obat masuk angin duduk yang bisa Anda konsumsi apabila mengalami angin duduk.













