“Hal terbaik untuk mengingat mereka dengan melanjutkan pekerjaan pada senjata baru. Kami sedang memenuhi tugas dari ibu pertiwi, keamanannya akan terjamin,” kata Kepala Rosatom Alexei Likhachev.
Saat Perang Dingin, Sarov merupakan kota rahasia yang dikenal dengan nama Arzamas-16. Kota ini memproduksi senjata nuklir pertama Uni Soviet. Hingga sekarang Sarov hanya bisa diakses bila diizinkan pemerintah.
Kelima ilmuwan yang tewas dijelaskan sedang meneliti ‘senjata baru’. AFP mengabarkan, menurut ahli dari Amerika Serikat, insiden itu bisa jadi berkaitan dengan pengujian misil ‘Burevestnik’ yang sempat disinggung Presiden Rusia Vladimir Putin pada awal tahun ini.
Editor :John.W













