HeadlineSumsel

Kurangi Pengunaan Kantong Plastik, Mall dan Minimarket Sumsel Dihimbau Ingatkan Pengunjung

×

Kurangi Pengunaan Kantong Plastik, Mall dan Minimarket Sumsel Dihimbau Ingatkan Pengunjung

Share this article
DIY, 18/08 -- RAZIA BBPOM. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menggelar operasi makanan di salah satu supermarket di Malioboro Mall, Yogyakarta, Rabu (18/08). Razia awal ini akan difokuskan pada pemeriksaan produk pangan maupun parceldengan tujuan untuk melindungi masyarakat dari beredarnya parcel berisi produk pangan yang merugikan dan membahayakan kesehatan. FOTO SI / NOVAN JEMMI ANDREA

KORDANEWS— Pengurangan pengunaan kantong plastik di Sumatera Selatan (Sumsel) terus digencarkan bahkan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan (DLHP) Sumsel juga melakukan sosialisasi.

Terbaru, Mall dan Minimarket di Sumsel diminta menyiapkan himbauan berupa banner yang dipasang untuk mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja.

Kepala DLHP Edward Chandra melalui Kepala Bidang Pencemaran Pengelolaan Sampah B3 dan Limbah, Dany Fachrial mengatakan, pihaknya bakal segera melakukan sosialisasi kepada manajemen Mall dan Minimarket di Sumsel untuk melakukan himbauan berupa pemasangan banner untuk mengingatkan pengunjung agar tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja.

“Kita terus lakukan sosialisasikan pengurangan pengunaan kantong plastik ini kepada masyarakat dan terbaru akan mensosialisasikan kepada manajemen Mall dan Minimarket di Sumsel agar mereka menyiapkan banner sebagai himbauan dan peringatan kepada pengunjung jika berbelanja tidak menggunakan kantong plastik,” kata Dany, Jumat (16/8).

Menurutnya, dengan adanya banner tersebut bisa membuat kesadaran bagi pengunjung agar tidak lagi menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Sebagai penggantinya, pengunjung diminta membawa kresek berbelanja.

Pihaknya juga meminta kepada Mall, Minimarket, hingga restoran untuk menyediakan sedotan dari bahan bambu yang lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan sedotan yang berbahan dasar plastik. “Mulai sekarang Mall, Minimarket, dan restoran untuk tidak terus menerus menggunakan sedotan plastik tetapi nantinya harus diubah menjadi sedotan berbahan bambu,” jelasnya.

Selain Mall dan Minimarket, pihaknya pun juga telah melakukan sosialisasi pengunaan kantong plastik baik melalui seminar, organisasi, sekolah, hingga instansi-instansi yang ada di Sumsel.

“DLHP juga setiap rapatnya tidak menggunakan sedotan dan minuman yang berplastik tetapi langsung menggunakan air galon saja dan gelas dan juga saat pemotongan hewan kurban kemarin kita juga menggunakan kantong plastik ramah lingkungan. Ini semua kita lakukan untuk mengkampanyekan pengurangan menggunakan bahan plastik,” pungkasnya. (Ab)

Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *