“Pihak HTI Sinarmas telah membuat sekat kanal, excavatornya ada sembilan bekerja untuk membuat jarak sekat kanal menghalau api,” papar Herman Deru tanpa merinci seberapa luas lahan yang terbakar.
Dari informasi yang didapatnya dari pihak Polres setempat, Tegas Herman Deru, setidaknya sudah sembilan orang yang diamankan yang diduga pelaku pembakaran.
“Tadi dari laporan pihak Polres ke Kapolda, saya dengar ada Sembilan orang telah diamankan di Polres. Mereka ada dari pihak perusahaan dan ada juga dari masyarakat. Tapi yang jelas ini hutan kawasan yang dikelola oleh PT HBL namanya,” papar Herman Deru.
Ketika disoal terkait dengan kondisi api, Herman Deru menegaskan, api sudah bisa dikendalikan dengan waterbombing. Dengan harapan tiga hari kedepan kawasan tersebut sudah bisa terbebas dari bencana karhutla.
Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli ketika ditanya terkait dengan sanksi yang akan dikenakan terhadap mereka yang telah diamankan. Kapolda menegaskan, sejauh ini pihaknya konsentrasi dengan cara bagaimana mengatasi karhutla agar jangan sampai meluas. Selanjutnya memberikan pemahaman pada masyarakat agar ikut membantu dalam pemadaman.
“Sebenarnya yang kita pikirkan sekarang ini bagimana cara memadamkan api. Itu dululah. Tadi kita sudah kesana bertemu dengan masyarakat. Meminta warga agar bersama-sama membentuk formula membantu agar api tidak meluas. Terkait siapa yang akan kita periksa tentunya yang sembilan orang inilah yang akan kita periksa. Itu dululah ya,” tandasnya.
Editor : Chandra.













