Dengan begitu, defisit anggaran pada 2020 sebesar Rp 307,2 triliun atau 1,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Mengenai rencana pemindahan ibukota, Bambang mengatakan, kebutuhan investasi untuk memindahkan ibukota dan membangun kota baru mencapai Rp485 triliun. Dari total kebutuhan investasi itu, kata Bambang, hanya sebagian kecil dari belanja negara atau APBN. Sebagian besar dari kebutuhan investasi itu akan memanfaatkan peran dari BUMN dan pihak swasta. Pemerintah akan menawarkan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) kepada swasta untuk membiayai pemindahan ibukota.
Bambang menaksir pembiayaan dari APBN untuk pemindahan ibukota tidak lebih dari Rp 93 triliun. “Itu pun tidak ambil dari sumber pembiayaan APBN murni tapi kerja sama pemanfaatan aset baik di wilayah pemerintahan baru dan di sekitar Jabodetabek,” ujar dia.
Editor : Jhonny













