Health

9 Alasan Mengapa Bahaya Makan Sambil Berdiri!

×

9 Alasan Mengapa Bahaya Makan Sambil Berdiri!

Share this article

Salah satu yang merasakan seberapa banyak makanan yang dikonsumsi adalah perut. Seberapa besar perut membuncit setelah makan, dapat membuat otak tahu apakah Anda sudah makan cukup atau tidak.

Semakin banyak perut membesar dan semakin lama kenyang, dan semakin sedikit rasa lapar yang Anda rasakan. Itu sebabnya makanan yang dicerna dengan cepat, seperti karbohidrat olahan, cenderung membuat Anda merasa lebih lapar daripada yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, seperti serat dan protein.

Meskipun tidak ada banyak perbedaan dalam kecepatan pencernaan antara makan sambil berdiri atau duduk, perbedaannya menjadi signifikan ketika Anda faktor dalam gerakan.

Bergerak segera setelah makan sambil berdiri menyebabkan perut Anda kosong dan usus mencerna makanan hingga 30% lebih cepat.

Penelitian telah mengaitkan bahwa pengosongan perut lebih cepat dengan meningkatnya perasaan lapar setelah makan. Jadi, mereka yang makan sambil berdiri dan berjalan, mungkin merasa lebih lapar setelah makan daripada mereka yang hanya berdiri diam atau duduk.

8. Memicu makan berlebihan
Beberapa orang percaya bahwa makan sambil berdiri dapat membantu mengurangi berat badan daripada makan sambil duduk. Namun, yang sebaliknya mungkin benar.

Meskipun makan sambil berdiri dapat membakar sekitar 50 kalori lebih banyak per jam daripada duduk, namun ini tidak selalu cukup untuk membuat perbedaan seiring waktu.

Itu karena kebanyakan orang makan makanan yang relatif cepat. Jadi, dalam skema terbaik, makan sambil berdiri dapat membantu Anda membakar sekitar 12-25 kalori ekstra.

Namun sebaliknya, makan sambil duduk lebih cenderung mengurangi kecepatan makan, yang berpotensi mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi hingga taraf yang lebih besar.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makan lebih lambat dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan perasaan kenyang, yang keduanya dapat mengurangi jumlah total kalori yang dikonsumsi selama makan. Ini dapat menghasilkan hingga 88 kalori lebih sedikit per makan.

Makan sambil duduk juga dapat membantu otak mengetahui bahwa Anda telah benar-benar makan, yang mengurangi kemungkinan makan yang berlebihan ketika makan berikutnya.

9. Gangguan fungsi ginjal
Bahaya makan minum sambil berdiri membuat makanan yang masuk tidak akan mengalami proses pencernaan secara normal. Kondisi inilah yang menyebabkan terhambatnya penyerapan nutrisi makanan dan akibatnya ginjal bekerja lebih keras dalam proses mencerna makanan. Lebih berbahanya lagi, gangguan kinerja pada ginjal ini berisiko menyebabkan ginjal kelelahan dan iritasi. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan mengakibatkan kerusakan pada ginjal.

Itu dia bahaya makan minum sambil berdiri. Nah, Teman Sehat! Masih mau makan sambil berdiri setelah tahu bahayanya?

Editor :John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *